Tuesday, December 10, 2013

Kerajaan lembab punca tapak lembah bujang di hapuskan..!


 

Di Asia Tenggara, terdapat beberapa tapak tamadun yang setiap satunya memberikan kebanggaan kepada negara masing-masing. Bagan di Myanmar yang mengandungi lebih 1000 buah kuil dari bersaiz kecil hingga besar, Borobudur di Indonesia yang merupakan monumen Buddha terbesar di dunia, puing-puing Sukhotai dan Ayutthaya di Thailand, Myson, pusat kebudayaan tamadun Champa di Vietnam serta wajib dalam senarai, kompleks Angkor yang mengandungi Angkor Wat dan Angkor Thom dengan wajah-wajah gergasi di Bayon,Kemboja.


Semua negara-negara ini mengambil berat akan sejarah mereka seperti Indonesia yang bekerjasama dengan UNESCO untuk membaikpulih Borobudur akibat gempa bumi. Kerajaan junta tentera Myanmar sekalipun, berusaha membaikpulih kompleks Bagan dengan cara mereka sendiri tetapi mengapa Malaysia seolah-olah buta sejarah dan terus mengabaikan warisan sejarahnya?

Kita mempunyai tapak tamadun tertua di Asia Tenggara mengatasi segala pencapaian Angkor, Bagan, Borobudur dan Ayutthaya. Jika Borobudur dibina lebih 400 tahun sebelum Angkor Wat, ada candi-candi di Lembah Bujang dibina lebih 800 tahun sebelum Borobudur dibina!

Di Lembah Bujang terdapat kompleks peleburan besi yang tiada tolok bandingnya di rantau ini. Tiada tamadun lain di Asia Tenggara seawal 1 Masehi malah sehingga 1000 Masehi mempunyai teknologi peleburan besi sebagaimana di Kedah Tua.

Perhatikan catatan pengembara dari Bukhara,Abu Dulaf yang melawat Kedah Tua pada 940 Masehi:

"...saya dapati tempatnya amat indah dengan tembok-tembok kota, taman-taman bunga dan aliran mata air dari bumi. Saya melihat lombong bijih timah yang tidak ada tolok bandingnya di dunia ini. Di kota ini ada tukang-tukang membuat pedang ‘Qala’i’ iaitu sejenis Pedang Hindi yang tulen. Penduduknya mempunyai Mahkamah Keadilan, penjara serta hukuman denda..."

Tetapi mengapa pihak-pihak yang sepatutnya bertanggungjawab yang kononnya berkaitan dengan 'sejarah' di Malaysia terus menjadi makhluk-makhluk yang pekak, buta, tuli dan bisu? Di manakah suara Muzium Negara?Arkib Negara? Perpustakaan Negara Malaysia yang sehingga ke hari ini memeram manuskrip-manuskrip Jawinya untuk dijadikan arak pekasam di stornya? Mana kelab-kelab pencinta sejarah? Mana Persatuan Sejarah Kedah?


Mana dia pensyarah-pensyarah dan profesor-profesor sejarah? Mengapa tiada ulasan atau tindakan dari mereka? Tiada semangat perjuangan dari mereka semua ini. Jelas, apa yang diharapkan adalah semata-mata wang dan material dari profesion mereka. Tiada tanggungjawab sosial dan rasa prihatin. Mereka berjaya duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan pihak-pihak yang rakus memusnahkan warisan sejarah kita demi mengaut keuntungan.


Anak-anak Melayu terutamanya perlu jelas pasal ini. Candi Lembah Bujang bukan dibina oleh 'Indian trader'. Pasal apa pulak candi Lembah Bujang dikreditkan pada makhluk asing bernama 'Indian trader' ni? Takde pasal mereka nak bina lebih 50 buah bangunan di Lembah Bujang. Dah berniaga dapat untung cabut balik India lah. Habis tu mana perginya kerajaan Kedah Tua yang digembar-gemburkan oleh para pedagang Arab dan Parsi tu? Kerajaan bunian?

Dah ada bukti tapak bangunan di Lembah Bujang, kredit kat 'Indian trader' pulak. Lepas tu persoalkan kenapa kerajaan-kerajaan Melayu dulu takde binaan. Takde binaan kepala otak hang berjambui, dah semua binaan sejarah yang ada dikreditkan kat makhluk asing, lepas tu apa yang kamu dapat? Ini namanya bodoh piang. Tak baca buku. Lepas tu kena tipu hidup-hidup dengan makhluk asing.


Angkor Wat, Borobudur dan Cham Tower kat Vietnam tu takde pulak media mereka kreditkan kat 'Indian trader'. Kajilah pelan layout 'candi' Lembah Bujang tu macam mana. Orientation dia sama ke dengan orientation kuil-kuil di Tamil Nadu, Orissa atau Kerala. Bahan binaan dia sama ke dengan kuil-kuil Chola atau Pandya? Kuil-kuil kat Tamil Nadu standard dia batu gunung yang dipotong bukan batu-bata laterit yang dibakar dan disusun. Brihadeeswarar Temple kat Tanjavur, Tamil Nadu sebagai contoh dibina dengan batu granit gunung bukan batu laterit atau batu sungai.

Semua binaan di Lembah Bujang dibina oleh rakyat tempatan. Tiada kaitan dengan entiti bernama 'Indian trader'.

Sebuah dokumentari di Youtube pasal teknologi Angkor Wat yang sebenarnya dibina di atas sekeping tanah yang terapung di sebuah tasik dan ini memeranjatkan pengkaji mat saleh bahawa bagaimana tanah yang terapung ini dapat menampung berat keseluruhan Angkor Wat! Lepas tu ada mamat dari India dakwa itu adalah teknologi rakyat Tamil kemudian dakwaannya dibidas oleh ramai penonton dari Kemboja yang mengatakan teknologi kuil di India tidak ada sepatah haram pun menyerupai Angkor Wat.

Punca media Malaysia bengap, sebab para menteri dan banyak ahli politik Malaysia semuanya pengetahuan sejarah mereka gred F. Bila menteri bengap, media pun bengap sama. Ini macam penyakit berjangkit.

Sejarah jangan cuba diolah dengan menggunakan alasan agama. Adakah Lembah Bujang tidak begitu bernilai sehingga, bangunan-bangunan peninggalan kolonial British dicalonkan oleh Malaysia untuk dijadikan Tapak Warisan Dunia UNESCO tetapi tapak bermulanya ketamadunan Melayu pertama di Asia Tenggara sehingga kini belum dicalonkan, malah dibiar begitu sahaja?


Rakyat Malaysia perlu pertahankan warisan sejarah ini walau apa cara sekalipun. Lembah bujang itu warisan Melayu, . Piramid warisan firaun laknatullah pun dikekalkan oleh Saidina Umar al Khattab dan para sahabat ketika umat Islam mula-mula membuka wilayah Mesir dahulu kala, apatah lagi kita bangsa Melayu di hujung dunia. 

Lihat monumen-monumen di bawah yang telah dikalahkan oleh hanya puing-puing di Lembah Bujang. Hebat dan pelikkan warisan sejarah ini? Nampak zahirnya mereka jauh lebih hebat, tapi tanpa Lembah Bujang, "mereka" tidak akan wujud. Faham?

Myson di Vietnam
Angkor Wat di Kemboja
Kota Ayutthaya di Thailand
Angkor Thom di Kemboja
Bagan di Myammar
Candi Borobudur di Indonesia
Sukhotai di Thailand

Monday, December 9, 2013

Besi Tak Berkarat Di Dunia



 

Sejak abad ini, di berbagai belahan dunia menemukan begitu banyak bekas peradaban prasejarah, semua peninggalan sejarah ini tersebar di bawah tanah, di dasar lautan dan bahkan di atas angkasa. Artikel ini menceritakan sebuah pilar (tonggak) besi yang ditemukan di kota New Delhi, India. Penguasaan teknik peleburannya telah melampaui taraf teknik manusia masa sekarang.


Tugu peringatan di candi sekitar Siamaihaluoli kota New Delhi, India, berdiri tegak sebuah pilar besi raksasa. Tinggi pilar besi yang oleh penduduk setempat disebut dengan Raja Ah-Yii ini adalah 6,7 meter, diameternya sekitar 0,37 meter dan beratnya kira-kira 6 ton, hasil pengecoran besi panas, padat berisi dan terdapat pola hiasan bercorak kuno di atas pilar tersebut. Konon pembuatan pilar besi ini telah mencapai hingga di atas ribuan tahun lamanya. Namun yang paling membuat orang merasa heran dan takjub adalah bahwa pilar besi yang telah berdiri tegak selama ribuan tahun ini, tidak berkarat hingga sekarang meskipun diterpa angin dan hujan!
 


Semua orang mengetahui, bahwa besi merupakan logam yang mudah berkarat, besi yang pada umumnya, jangankan ribuan tahun, dalam beberapa puluhan tahun saja telah dipenuhi oleh karat. Hingga saat ini, orang-orang juga belum menemukan cara yang efektif untuk mencegah timbulnya karat pada perkakas besi. Kalau demikian, siapakah yang menuang pilar besi ini?
 


Kemurnian Peleburan Setelah dilakukan penelitian, pilar besi ini terbentuk melalui tingkat kemurnian peleburan besi yang mencapai hingga 99,72% dan hingga kini juga tidak ada orang yang mengetahui bagaimana orang-orang dulu menguasai teknik peleburan ini. Dan teknik manusia pada zaman sekarang juga tidak memungkinkan bisa melebur hingga mencapai peleburan yang demikian murni. Demikian jelaslah, bahwa ini merupakan sebuah bekas peradaban prasejarah manusia yang ditinggalkan, majunya tingkat peradaban manusia itu telah hilang dan meninggalkan misteri sepanjang masa ini.
 


Mengenai peradaban prasejarah, telah banyak ilmuwan yang mengakui realita keberadaannya secara terbuka. Arkeolog Michael Claimo dan Richard Thompson dalam monograf mereka (Arkeologinya yang Dilarang; Sejarah Manusia yang Disembunyikan) menceritakan ribuan kejadian peninggalan peradaban prasejarah. Pakar manusia prasejarah dari Inggris yang bernama Genamd Hundcock dalam sebuah bukunya juga telah mencatat begitu banyak peninggalan peradaban prasejarah penting. Dan dalam kitab Injil dan Al-Quran juga telah mencatat fakta kejadian peradaban manusia sebelumnya yang dihancurkan oleh sebuah banjir besar (kisah Nabi Nuh).
 



Berkaitan dengan peradaban prasejarah dan sifatnya yang berkala, pendiri Falun Gong Mr. Li Hongzhi dalam bukunya (Zhuan Falun) menyebutkan, "Di luar negeri, banyak ilmuwan pemberani secara terbuka telah mengakui itu adalah suatu kebudayaan prasejarah, peradaban sebelum peradaban manusia yang ada sekarang ini, yakni sebelum adanya peradaban sekarang ini masih ada periode peradaban, bahkan tidak hanya satu kali saja. Berdasarkan pengamatan benda budaya yang tergali, ternyata itu bukanlah produk dari satu masa peradaban saja. Oleh karena itu dipercaya, dari sekian banyak kali peradaban manusia setelah mengalami pukulan yang memusnahkan, hanya menyisakan sedikit orang yang masih bertahan hidup dan menempuh kehidupan primitif, kemudian berangsur-angsur berkembang menjadi sejenis manusia baru lagi, demikianlah mereka mengalami perubahan melalui periode demi periode. Oleh ilmuwan fisika dikatakan bahwa gerakan materi mengikuti hukum tertentu, perubahan segenap alam semesta kita juga mengikuti hukum tertentu."
 


Penguraian di atas dengan tulisan yang sederhana telah menyingkap pokok masalah penting sejarah manusia dan telah memecahkan rahasia serta berbagai macam prasangka yang membingungkan para ahli sejarah selama lebih dari setengah abad.


Copyright DiDunia.Net - Sumber Artikel: http://www.didunia.net/2012/07/besi-tak-berkarat-di-dunia.html#ixzz2myJkI28A

Thursday, December 5, 2013

Keturah lahirkan Bani Jawi.



 Qanturah Menimang Anaknya.

2. ANAK-ANAK DARI NABI ALLAH IBRAHIM A.S BERHIJRAH KE TIMUR YANG TERDIRI DARIPADA :

i) RAJA MUS – MEMILIH UNTUK MENGIKUTI JALAN LAUT DAN BERLABUH DI DESTINASI TERAKHIR IAITU DI PALEMBANG

ii) RAJA ISKANDAR DZULKARNAIN – MEMILIH UNTUK MENGIKUTI JALAN DARAT MERANGKUMI GUNUNG HIMALAYA, TIBET DAN DESTINASI TERAKHIR ADALAH MALAYA (MALAYSIA),BANGSA MELAYU PADA MASA ITU DIKENALI SEBAGAI GOLONGAN MALA.

3. KEPIMPINAN BERAJA TELAH DI WARISI DAN BERKEMBANG DI SEBELAH ASIA, APATAH LAGI DI SEMENANJUNG TANAH MELAYU. “ BERMULALAH SISTEM KERAJAAN BERAJA” YANG MASIH KEKAL BERKUASA DAN MEMERINTAH DENGAN MENGUNAKAN SISTEM BERPERLEMBAGAAN KHUSUSNYA DI MALAYSIA.

4. GUNUNG HIMALAYA DI TIBET SEBELUM INI ADALAH DI KENALI SEBAGAI GUNUNG MELAYU ( YANG DI KUASAI OLEH PUAK MALA)

5. PUAK MALA TELAH BERHIJRAH SEHINGGA KE NEGARA KITA YANG DI KENALI PADA WAKTU ITU SEBAGAI SEMENANJUNG EMAS OLEH BANGSA PORTUGIS PADA KURUN KE 14.

6. KEHEBATAN SEORANG PELOPOR BERBANGSA MELAYU YANG DI KENALI SEBAGAI BUDI DHARMA YANG MENGEMBANGKAN AGAMA HINDU MELALUI KONSEP PERSAUDARAAN DAN MUHIBBAH,KONSEP ILMU PERHUBUNGAN ANTARABANGSA, KONSEP PENTADBIRAN DAN PEMERINTAHAN BERHIKMAH SERTA KONSEP BERIMAN.APA YANG INGIN DI SAMPAIKAN ADALAH CARA BELIAU BERDAKWAH YANG MENGUNAKAN KONSEP-KONSEP TERSEBUT YANG MANA TELAH BERJAYA MENYATUPADUKAN MASYARAKAT. UNTUK PENGETAHUAN UMUM, BELIAU TELAH BERJAYA MENYEBARKAN DAN MENGEMBANGKAN AJARANNYA SEHINGGA KE NEGERI CHINA DAN JEPUN MELALUI KONSEP-KONSEP YANG BELIAU CETUSKAN PADA MASA ITU. DI CATATKAN JUGA BUDI DHARMA TELAH MEMBUKA KUIL SORINJI DI JEPUN DAN KUIL SHAOLIN DI CHINA. (UNTUK MELIHAT PERSAMAAN BUDAYA DI ANTARA MALAYSIA, CHINA DAN JEPUN, PERBANDINGAN BOLEH DI LIHAT PADA BENTUK SENIBINA, CONTOHNYA PINTU GERBANG YANG BERBENTUK MINANG KABAU YANG MEMPUNYAI REKABENTUK BERTANDUK DUA DAN BANYAK PERSAMAAN DENGAN PINTU-PINTU GERBANG DI JEPUN DAN DI CHINA.


7. DI DALAM PERADABAN SEJARAH HANYA 3 BANGSA DI DUNIA YANG MEMPUNYAI 12 KHALIFAH ATAU GOLONGAN PUAK-PUAK ATAU SUKU-SUKU IAITU:

i) BANI ISRAIL ( YANG BERKETURUNAN NABI ALLAH YAAKUB A.S)

ii) BANI ISMAIL / BANI HASHIM (YANG BERKETURUNAN NABI ALLAH ISMAIL A.S SEHINGGA NABI MUHAMMAD S.A.W)

iii) BANI JAWI ( BANGSA MELAYU )

8. MERUJUK KEPADA FAKTA-FAKTA DI ATAS, MAKA SAYA MENYERU SEMUA
AHLI-AHLI BAI’ATH DAN BANGSA MELAYU YANG AGONG, YANG KINI TELAH BERPUAK-PUAK DAN BERSUKU-SUKU SEPERTI BANJAR,JAWA,ACHEH,MAINDELIN,RAWA,KERINCHI,BUGIS,BATAK DAN PELBAGAI PUAK DAN SUKU DI TANAH MELAYU IAITU SEMENANJUNG MALAYSIA (SEMENANJUNUNG EMAS), MARILAH KITA BERSATU KEMBALI DAN BERPEGANG TEGUH DENGAN AGAMA ISLAM MELALUI KONSEP BERIMAN AGAR KITA DAPAT MEMERANGI ANASIR-ANASIR JAHAT YANG BOLEH MENGANGGU GUGAT BANGSA DAN AGAMA KITA.

9. SEDARILAH BAHAWA ASAL USUL KITA ADALAH DARI SATU KETURUNAN IAITU BANI JAWI. BERMULA SEKARANG JANGANLAH KITA BERPUAK-PUAK DAN BERSUKU-SUKU KERANA KITA ADALAH DI BAWAH SATU KETURUNAN DAN KENALILAH DAN PERCAYALAH KITA INI ADALAH BANI JAWI. JANGAN KITA BERMUSUHAN TETAPI PERERATKANLAH HUBUNGAN SILATURRAHIM SESAMA KITA. KITA BUKANLAH BANGSA YANG BODOH TETAPI KITA ADALAH SATU BANGSA YANG TERSOHOR DI SELURUH DUNIA.

10. DI MALAYSIA KHUSUSNYA, WALAU DI MANA PAYUNG PARTI YANG KITA BERTEDUH, SAMA ADA PARTI KERAJAAN ATAU PEMBANGKANG USAHLAH KITA BERPECAH BELAH DAN BERTENGKAR SESAMA SENDIRI. SEDARLAH BAHAWA KITA INI ADALAH DI BAWAH BANI JAWI, BANGSA YANG AGONG. JIKA KINI KITA MELIHAT DARI SUDUT POLITIK PULA JELAS PERPECAHAN TELAH BERLAKU. DI MANA ORANG-ORANG UMNO HANYA DENGAN ORANG-ORANG UMNO.ORANG-ORANG PKR DENGAN ORANG-ORANG PKR. ORANG-ORANG PAS DENGAN ORANG-ORANG PAS. JIKA KITA TERUS BERPECAH YANG PASTI BANGSA KITA JUGA YANG RUGI (BANI JAWI).USAHLAH KITA BANGGA DENGAN SUKU SAMAADA BANJAR,JAWA,KERINCHI,BUGIS DAN LAIN-LAIN SUKU, YANG PASTI KITA ADALAH SATU IAITU BANI JAWI.

11. MASA KINI PELBAGAI PUAK DAN SUKU MELAYU ISLAM BERTELAGAH SESAMA SENDIRI. MAKA KEMBALILAH KE ASAL USUL MU BAHAWA KITA SEMUA ADALAH BANGSA YANG AGONG DENGAN KATA YANG LEBIH TEPAT KITA ADALAH MELAYU AGONG DAN TERHEBAT,IAITU BANI JAWI.BERSATULAH KEMBALI DEMI KEUTUHAN DAN KEAGUNGAN BANI MELAYU/BANI JAWI.

12. YANG PASTI KETURUNAN BANI JAWI TELAH BERKUMPUL DAN BERTEMU DI SEMENANJUNG TANAH MELAYU/SEMENANJUNG EMAS BERKURUN LAMANYA MEMBAWA AJARAN TAUHID DARI NABI ALLAH IBRAHIM A.S HINGGA KE NABI MUHAMMAD S.A.W.

13. BETAPA HEBATNYA BANI JAWI SEHINGGA DI SEMENANJUNG TANAH MELAYU,MELAYU DI SINI SERATUS PERATUS MENGANUT AGAMA ISLAM.SYUKUR KITA KE HADRAT ILAHI YANG MANA SEMENANJUNG EMAS INI TELAH TERPILIH UNTUK MENGHIMPUNKAN SEMUA SUKU KAUM MELAYU YANG BERTAUHID KEPAPA ALLAH. JIKA DI PERHATIKAN MELAYU DI NEGARA-NEGARA JIRAN SEPERTI INDONESIA,FILIPINA, THAILAND DAN YANG LAIN-LAIN,TERDAPAT BANGSA MELAYU YANG MENGANUTI AGAMA SEPERTI KRISTIAN,BUDDHA, HINDU DLL.

14. BEGITULAH HEBATNYA ATURAN ALLAH DI BUMI TANAH MELAYU/SEMENANJUNG EMAS DIMANA TELAH TERSURAT BAHAWA IA ADALAH TEMPAT PERTEMUAN TERAKHIR BANI JAWI.

15. MAKA HARMONIKAN PENYATUAN SILATURRAHIM SESAMA KITA BANGSA MELAYU BANGSA AGONG LAGI TERHORMAT DARI GOLONGAN AHLUL BAI’ATH.

16. PELIHARA TANAH MELAYU DAN KETURUNAN BANI JAWI/BANI MELAYU DENGAN KETAUHIDAN IMAN.
i) ISLAM AKAL HIJRAH ISLAM WAHYU
ii) IMAN AKAL HIJRAH IMAN WAHYU
iii) IHSAN AKAL HIJRAH IHSAN WAHYU

‘KEMBALI KEPADA AL-QURAN DAN AL-SUNNAH’
‘AHLUL BAI’ATH KEMBALI BERIMAN


1) RASULLULAH S.A.W MENGIBARKAN PANJI HITAM
2) IMAM MAHDI MENGIBARKAN PANJI HITAM DI AKHIR ZAMAN
3) BANI JAWI / BANI MELAYU MENGIBARKAN PANJI HITAM
4) PENEGUHAN SILATURRAHIM DENGAN KETAUHIDAN IMAN
5) BERIMAN MEMBAWA KEBERKATAN DAN KEJAYAAN DUNIA DAN AKHIRAT

Tuesday, December 3, 2013

Rahsia disebalik nama Muhammad





 Terkait rahsia di sebalik nama Muhammad, di mana banyak makna tersirat dalam kebesaran nama yang sederhana itu. Mungkinkah ini merupakan salah satu mukjizat atau sekadar kebetulan sahaja, bahawa ada fakta menarik di abjad/huruf-huruf yang tersusun dari nama itu:


1. Kata Muhammad, jika kita gabungkan dalam bentuk normal mim-kha-mim-kha-dal, maka akan menjadi sebuah sketsa seorang manusia. Anda tentu sudah maklum jika sebaik-baik makhluk yang pernah diciptakan oleh Tuhan di alam semesta ini adalah MANUSIA. Dengan segala kelebihan mereka, sementara mahluk lain hanyalah haiwan, tumbuhan dan planet-planet yang penuh rahsia.
2. Kata Ahmad, jika kita perhatikan satu-persatu hurufnya maka huruf-huruf itu akan menggambarkan sosok orang yang sedang melakukan solat, tahukah kalian bahawa SOLAT merupakan sebaik-baik doa dan ibadah yang pernah diperintahkanNya.

3. Kata Muhammad jika digabungkan huruf-hurufnya maka akan memaparkan bentuk seakan-akan manusia yang sedang sujud
dalam solat. Gerakan SUJUD dalam Solat merupakan inti dari semua rukun-rukunnya, kerana pada saat sujud manusia menundukkan 8 bahagian tubuhnya di bumi bukti penyerahan secara menyeluruh kepada sang pencipta.
Subhanallah, Allahu Akbar, betapa rahsia Allah sangat menggetarkan hati, dan yakinlah masih banyak tersirat rahsia-rahsia lain yang kita tidak ketahui.
Wallahualam.

Tuesday, November 26, 2013

Kisah bani Jawi dalam Tafsir Ibnu Kathir & Ibnu Athir






 Bangsa Melayu adalah teras yang utuh bagi Bani Jawi yang berketurunan terus dari nabi Ibrahim a.s.

Kisah Bani Jawi ini terdapat di dalam kitab Tafsir Ibnu Kathir dan Ibnu Athir, begini ceritanya. Anak-anak nabi Ibrahim dari Siti Qanturah/Keturah(dialek Hebrew) datang kepada bapanya Ibrahim tadi dengan perasaan sedih dan berkata "Wahai bapa kami, tidak adakah dari kalangan kami seorang Rasul pun yang diutuskan? Kalau begitu darjat kedudukan kami jauh daripada darjat bapa kami, tidaklah seperti saudara-saudara kami dari nabi Ishak yang dijanjikan kemenangan ke atas mereka dengan diutuskan ramai rasul di kalangan mereka."

Nabi Ibrahim mendiamkan diri kerana Jibril masih tidak menurunkan wahyu mengenai anak-anaknya di kalangan anak-anak Qanturah yang digelar Jawi itu. Perasaan sedih dan rendah diri anak-anak Jawi itu berlarutan begitu lama oleh kerana semua berita dari suhuf Ibrahim banyak mengisahkan tentang Ishak, Yaakub dan anak cucu mereka yang memiliki mertabat Rasul Pilihan. Begitu juga mengenai Ismail yang akan lahir dari keturunannya seorang Nabi dan Rasul Pilihan Allah, penutup segala Nabi dan Rasul yang teragung dan bangsanya yang dimuliakan.

Nabi Ibrahim sering berdoa demi mendengar pengaduan anak-anak Jawi-nya sambil diaminkan oleh mereka "Ya Tuhan kami, utuskanlah di kalangan mereka seorang Rasul yang membacakan ke atas mereka ayat-ayat Engkau dan mengajar mereka kitab dan hikmah dan menyucikan mereka, sesungguhnya Engkau Maha Mulia lagi Maha Bijaksana. Ya Tuhan kami kurniakanlah dari isteri-isteri kami dan zuriat keturunan kami seorang penyejuk mata dan jadikanlah kami pemimpin dari orang-orang yang bertakwa."

Begitulah sayu doa nabi Ibrahim a.s. sehingga Jibril datang dan memberi perkhabaran "Wahai Ibrahim, Khabarkan berita gembira ini kepada anak-anakmu dari Qanturah bahawa mereka memperolehi satu darjat di sisimu di dalam Firdaus dan perintahkan kepada mereka untuk pergi ke Timur dan sempurnakanlah agama Islam yang engkau sampaikan yang belum sempat menyempurnakannya. Mereka akan kembali di akhirat kelak cahaya mereka seperti cahaya anbiya dan rasul sedangkan mereka bukan anbiya atau pun rasul."

Perasaan gembira nabi Ibrahim jelas kelihatan dengan wajahnya yang bercahaya gilang gemilang dan memanggil semua anak-anaknya dari Siti Qanturah, Zimran, Jokshan, Medan, Midian, Ishbak, Shuah, anak-anak Jokshan; Sheba dan Dedan. Kata ibrahim "Wahai anak-anakku, bergembiralah bahawa kamu semua akan memperolehi cahaya para anbiya dan para rasul dan pergilah kamu ke Timur. Aku telah meninggalkan satu kaum di sana semasa diperintahkan oleh Allah meninggalkan Hajar dan Ismail dan kemudian aku diperintahkan untuk kembali ke Plastine. Selama 9 tahun kaum itu aku seru kepada agama Allah dan belum sempat aku sempurnakannya, maka di atas bahu kamu ke serahkan tugasku ini."

Dikhabarkan bahawa nabi Ibrahim a.s. telah pergi berdakwah ke Tibet dan Burma selama 9 tahun meninggalkan anak yang masih kecil Ismail bersama ibunya Siti Hajar di suatu padang pasir yang tandus. Apabila kembali kerana diperintahkan oleh Allah baginda melihat anaknya sudah besar berumur 9 tahun dan di padang pasir yang tandus itu telah menjadi sebuah perkampungan orang-orang Jurhum dari Yaman seperti dalam kisah pengorbanan nabi ibrahim a.s. Terdapat juga air telaga dari kesan tumit kaki nabi Ismail yang dinamakan telaga Zamzam.


Kisah Bani Jawi tersebut jelas dikhabarkan di dalam Tafsir Ibnu Kathir dan Ibnu Athir. Penyempurnaan agama Allah yang dipikul oleh Bani Jawi telah mengangkat mertabat mereka ke setinggi-tinggi mertabat Rasul di syurga Firdaus walau pun mereka bukan Rasul.

Oleh itu, wahai kaumku ! sedarilah tentang asal usul keturunanmu dan bangsa tidak akan dapat dipisahkan dari umat manusia kerana Allah telah memaktubkannya di dalam Al-Quran bertujuan untuk saling mengenali tetapi yang paling mulia dari sesuatu bangsa itu ialah yang paling bertakwa.

Allah telah memaktubkan Quraish dengan kemuliaan mereka diutuskan nabi yang terunggul sekali. Agama Allah dibawa atas tiket kaum sebelumnya oleh Bani Israil sehingga memuliakan mereka dan memertabatkan mereka. Maka di atas tiket kaum Bani Jawi Allah mengangkat agama nabi Ibrahim dan memuliakan Bani Jawi.

Kini Bani Jawi perlu bangkit atas millat Ibrahim membawa agama yang satu dan janganlah berpecah-belah dalam millat Ibrahim. Agama yang diwahyukan kepada nabi Muhammad s.a.w. itu adalah agama yang telah diwasiatkan kepada Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa ialah agama yang satu atau Agama Tauhid menyeru manusia kepada keesaan Allah. Dengan itu sesuatu kaum akan dimuliakan dan dimertabatkan dengan agama ini seperti firman Allah;


وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَىٰ لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَٰلِكَ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ


النور: ٥٥


"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." An-Nur 55

Marilah wahai kaumku Bani Jawi ! Bangunlah dari tidur lenamu ! Jangan kamu menjejaki langkah kaum yang binasa seperti yang dinyatakan oleh Allah di dalam kitabNya lebih banyak mengenai kerosakan dan kebinasaan kaum Bani Israil. Mereka dihalau dari tanah tumpah darah mereka oleh musuh yang sangat kuat oleh kerana perbalahan yang berlaku di kalangan mereka sendiri dan mengabaikan keesaan Allah dan penyatuan ummah.
Bacalah surah Al-Baqarah kalau kamu seoarang pemimpin kerana Rasulullah s.a.w. melantik ketua orang yang memahami surah Al-Baqarah. Di dalamnya terdapat cerita kaum Bani Israil yang melakukan pelbagai kerenah terhadap rasul-rasul dan nabi-nabi mereka. 
Kaum Bani Jawi juga banyak persamaan dengan kerenah Bani Israil kerana ada persamaan DNA dengan Manashe bein Joseph (dialek Hebrew), anak nabi Yusuf cucu kepada nabi Yaakub. Nabi Yaakub digelar Israil dan anak-anaknya adalah Bani Israil. Manashe cuci tangan dari perbalahan bapa-bapa saudaranya terhadap Yusuf dan berhijrah ke Timur . Terdapat satu pertembungan DNA Bani Jawi dengan Manashe ketika baginda berkahwin dengan perempuan Bani Jawi dan membina empayar yang luas sehingga diwarisi oleh cicitnya Iskandar Zulkarnain.

Lihat statement di National DNA Analysis Center Central Forensic Science Laboratory 30 Gorachand Road, Kolkata – 700014 India.

Abstract

Background
The Kuki-Chin-Mizo population comprising traditionally endogamous tribal groups residing inthe state of Mizoram, India claim their descent from the ten lost tribes of Israel that were exiled by the Assyrians. To ascertain their oral history, we analysed DNA markers comprising 15 autosomal microsatellite markers, 5 biallelic and 20 microsatellite markers on Y-chromosome and the maternally inherited mitochondrial DNA sequence variations on 414 individuals belonging to 5 tribal communities from Mizoram (Hmar, Kuki, Mara, Lai and Lusei). The
genetic profiles obtained were compared either with populations sharing Jewish ancestry orwith local populations along the probable route of migration of the Jewish ancestry claimantMizoram tribes.

Results
Y-STR analyses showed absence of the Cohen Modal Haplotype, the genetic signature ofCohanim origin. Y-chromosomal biallelic marker analyses revealed the presence of East andSoutheast Asian-specific lineages and absence of haplogroup J predominant among Jewishpopulations. The mitochondrial DNA sequence analyses however revealed traces of geneticelatedness between the Jewish ancestry claimant Mizoram tribes and Near Eastern lineages.
Autosomal analyses showed moderate degree of genetic differentiation among the differentMizoram tribes.


Conclusions
Migration of the lost tribes through China resulting in subsequent genetic admixture over along period of time has probably diluted the extant gene pool of the Kuki-Chin-Mizopopulation. Although their paternal lineages do not exhibit any trace of Jewish ancestry, incidence of maternal Near Eastern lineages among the Mizoram tribals suggests their claim toJewish ancestry cannot be excluded.

Background
Contemporary Jewish communities spread across Asia, Europe and North Africa trace their origins to ancient Judea and Israel. However, historical records that attribute these Jewishpopulations to the early dispersals from ancient Israel are often under dispute. Moreover, theorigins of a number of minority populations that claim Jewish ancestry are seldom welldocumented. Prolonged geographic separation of these groups has led to variations in religious practices and languages that fail to throw up similarities that would indicate shared ancestries.


Interactions with local populations have also contributed towards diluting the purportedancestry of these Jewish populations. The Kuki-Chin-Mizo population inhabiting the northeastern state of Mizoram in India, claim to be descendants of one of the ten lost tribes of Israel. Although historical records attributing to their Jewish ancestry are absent, their oral traditions and socio-cultural procedures present striking parallelism with Judaism. According to their oral history, these
tribes are said to have entered Mizoram, India from adjacent Myanmar. Although ethnicallythey are of Mongoloid descent and speak Tibeto-Burman languages, their tradition ascribestheir origin to B’nai Menashe – a remnant of the ancient Israelite tribe of Menasseh. Further support arises from their socio-cultural and oral histories:


1. The tribes observe 3 festivals in a year similar to Jews.


2. Funeral rites, birth and marriage ceremonies of the tribes reflect analogy with ancient
Judaism.


3. Local legend describes presence of scattered remnants of the lost Jewish tribe of Menashe more than 1,000 years ago in a cave in China that then made its way acrossThailand into India.


According to Hranglien Songate [1], the tribes entered China after passing through Afganistan and Baluchistan. The ten lost tribes: Reuven, Dan, Naphtali, Gad, Asher, Issachar, Zebulun, Ephrain, Menasseh and Levi of ancient Israel were taken up as captives by Assyrians in 722 BC and taken to Persia following their exile in 457 BC. In 331 BC when Alexander the Great conquered Persia, Afghanistan and India, these tribes were sent away to Afganistan and
other countries. The later migrations are said to have taken place eastwards through Hindukush until they reached the Tibetan region and China. In China, they were forced to serve as slaves.


Thus the process of assimilation and subjugation had started and the forefathers of the Kuki-Chin-Mizo population are believed to be those who had resisted the assimilation and had madetheir way south through Thailand to Burma, India and Bangladesh. According to oraltestimonies only a small part of the current Kuki people are originally related to the tribe ofMenashe. The descendants of Menashe are supposed to have been assimilated by Kukiinvaders at the end of 15th century in northeastern India [2].

Baca kenyataan DNA→pdf-The Tribe Of Manasseh Ben Joseph.....



                                   

Jelas wajah mereka di dalam gambar di atas saling tak tumpah dengan orang Melayu di Malaysia dan kulitnya yang berwarna sowo matang/kuning langsat. Saya pernah terbaca di dalam kitab tafsir bahawa warna kulit nabi Ibrahim berwarna kuning langsat dan kita juga pernah mendengar dari orang-orang tua kita bahawa bangsa Melayu berasal dari Tibet seperti Raja Malai yang datang dari Himalaya dan memerintah Langkasuka.

Sejarah Bani Jawi selanjutnya....Sejarah Bani Jawi.....

Keajaiban yang terdapat di Banjaran Titiwangsa.



Tahukah saudara? Suatu ketika dahulu, sebelum banjir Nabi Nuh, dunia ini hanya ada satu benua sahaja kemudian setelah banjir besar berlaku, muka bumi ini bertukar wajah menjadi 7 benua bersama daratan, banjaran dan pulau-pulau.

Maka, Banjaran Titiwangsa menjadi inderapura(gunungpulau) dikelilingi oleh lautan, sebab itu Kuala Kangsar, pulau InderaBrahma, Ganga Nagara (Beruas), Simpang Pulai, Gua Musang, Batu Caves dan sekitarnya adalah pantai dan lautan. Terdapat batu kapur di semua tempat yang tersebut menunjukkan bahawa tempat yang kita diami sekarang suatu ketika dahulu ialah pulau atau lautan.

Terdapat Bukit Kerang di Cangkat Lada, Seberang Perak. Ia menjadi daratan setelah proses geologi selama beribu-ribu tahun. Selama ini perdebatan tentang banjir pada zaman Nuh selalu berpusat pada pertanyaan, Apakah banjir pada zaman Nuh melanda seluruh dunia atau banjir yang hanya melanda dunia Nuh? Mereka yang percaya bahwa banjir tersebut melanda seluruh dunia mengaju kepada penemuan-penemuan ilmu pengetahuan tentang banjir Nuh, cerita-cerita kuno dan ayat-ayat dalam Alkitab.

Pencarian, bukan penemuan,, dan masih lagi mencari dengan momohon petunjuk dan hidayah dari Allah Taala.

Cuba kamu fikirkan, ada sesuatu yang hebat tentang Banjaran Titiwangsa. CIA cuba mengesan Banjaran ini dengan alat-alat canggih tetapi tidak berjaya. Seolah-olah ada sesuatu benteng yang menahannya dari menembusi ke dalam Banjaran. Pada suatu ketika dahulu di zaman penjajah British, mereka cuba untuk memecahkan Banjaran Titiwangsa untuk membuat laluan pintas, tetapi tidak berjaya. Orang yang mengebom banjaran tersebut mati tanpa sebab.

Adakah suatu tempat lain keramat seperti Banjaran Titiwangsa? Seperti Gunung Ararat-kah? Gunung Ararat boleh diterokai, dan yang tidak sedapnya, kenapa ditutup dan dirahsiakan. Tentu ada something wrong. Jika benar ada penemuan sudah tentu tempat itu hebat dan dikunjungi oleh ramai orang dari seluruh pelusuk dunia.

Bahkan negara itu akan menjadi tumpuan perlancongan dan menghasilkan keuntungan yang banyak untuk negara itu. PENDAPAT KAMI ada suatu propaganda di sana.

Mereka mengatakan bahawa tapak kaki Adam dijumpai di India. Adakah bukti tersebut dapat disahkan dengan logik akal? Atau mereka ingin mendapat nama India sebagai perkampungan asal Nabi Allah Adam. Nabi Allah Adam tentu memilih tempat yang terbaik di muka bumi ini untuk didiami. Tempat yang mempunyai pemeliharaan yang kukuh. kamu sedia mengetahui dari teori sains mengatakan bahawa muka bumi ini dahulunya bercantum sebagai sebuah benua dan Nabi Adam hanya berjalan kaki ke Baitullah (pada ketika itu hanya bertawaf mengilingi Jabal Nuur).

Kisah Habil dan Qabil yang mana Habil telah membunuh Qabil. Setelah membunuh Habil, Qabil tidak tahu bagaimana hendak mengebumikannya. Dia membawa ke mana sahaja adik kandungnya itu dalam keadaan takut diketahui oleh bapanya dan saudara-saudaranya yang lain. Suatu ketika dalam keadaan termenung sambil memikirkan bagaimana hendaklah dilakukan terhadap jenazah adiknya, tiba-tiba dua ekor burung gagak berkelahi dan seekor membunuh mangsanya. Burung gagak itu mengorek tanah dan mengebumikan mayat magsanya. Melihat yang demikian maka Habil pun berkata "Alangkah bodohnya aku dari burung gagak ini sehingga aku tidak dapat memikirkan penyelesaiannya".

Di manakah negara yang paling banyak terdapat burung gagak? Bukankah di Malaysia sehingga satu ketika tahun 1990-2000, Majlis Bandaraya Shah Alam telah membuat sangkar untuk menghapuskan burung gagak yang terlampau banyak mengganggu suasana dan kebersihan Bandar Shah Alam. Lagi pun memang habitat burung gagak itu berasal di Negara kita. Fikir-fikrikanlah!! Boleh jadi peristiwa Habil dan Qabil ini berlaku di tempat kita. Kemudian Habil membawa Iqlima menjadi isterinya ke tempat lain yang jauh dari perkampungan Nabi Adam.

KITA KEMBALI KE BANJARAN TITIWANGSA

Ada kaitan antara Merong Mahawangsa dan Titiwangsa. Ia berkaitan dengan kerajaan Rom, Kerajaan Cina dan Merong Mahawangsa. Kaitan antara Lankapuri(Langkasuka)/Banjaran Titiwangsa dan Pulau Janbal.
Masalahnya, ADAKAH SEJARAH YANG KITA BACA SELAMA INI BETUL-BETUL TEPAT?......

Baiklah kami paparkan keratan  Hikayat Merong Mahawangsa seperti di bawah :


Terjemahan HIKAYAT MERONG MAHAWANGSA

Maka adalah kepada suatu masa tatkala zaman Nabi Allah Sulaiman Alaihissalam naik kerajaan menjadi raja yang tetap di atas takhta kerajaan dikurnia Allah Taala di dalam dunia ini memerintah daripada segala makhluk berjenis-jenis bangsa yang dijadikan Allah Subhanahu WaTaala di dalam dunia ini dititahkan oleh Tuhan seru sekelian alam memerintah isi alam dunia ini di dalam hukum Nabi Allah Sulaiman itu daripada binatang yang melata di bumi dan yang terbang di udara sekeliannya itu di dalam hukum Nabi Allah Sulaiman itu beberapa banyak bukit menjadi pasak dunia ini yang didiami oleh makhluk.


Sebermula maka tersebutlah perkataan Pulau Langkapuri itu selama peninggal perang Seri Rama dan Handuman jadi sunyilah pulau itu tiada siapa-siapa di pulau itu maka datanglah seekor burung garuda amat besar iaitu asalnya daripada anak cucu Maharaja Rawan maka burung garuda itulah yang diam ia di sana mencari makan maka burung garuda itu pada masa zaman Seri Rama dan Handuman biasa ia masuk perang banyak juga kesaktiannya dan segala binatang yang terbang dan berjalan di bumi takut akan dia itu maka suatu hari datang seekor burung Raja Wali kepada burung garuda itu katanya “Adakah tuanhamba beroleh khabar bahwa raja Rom itu beroleh seorang anak laki-laki sekarang ini ia...

Lihatlah petikan kitab hikayat di atas merupakan kitab kuning, sebab itu warna kertasnya kuning. Inilah khazanah Islam yang sebenar tercatit di dalam sejarah penulis iaitu orang kaya Sagoh dari Gowa.

Tahukah kamu? Pulau Langkapuri itu ialah Langkasuka dan Banjaran Titiwangsa yang dikelilingi oleh lautan pada suatu ketika dahulu. Mengenai percantuman Pulau Seraya dengan Pulau Jenbal dan daratan yang besar iaitu Pulau Langkapuri seperti keratan di bawah

Hatta dengan demikian itu maka sampailah kepada satu telok dengan suatu tanjong maka Raja Merong Mahawangsa pun bertanya pada seorang Mualim yang tua di dalam bahtera itu maka katanya bahwa pulau yang besar itu baharu hendak bersuatu dengan daratan itu bernama Pulau Seraya dan suatu pulau yang kecil bernama Pulau Jembal dan ke daratnya sedikit itu bernama Pulau Lada Tuanku maka titah Raja Merong Mahawangsa jikalau demikian sehinggalah berlabuh kita ke timur telok ujung tanjung tanah besar daripada pulau yang besar itu lalu berlabuh bahtera itu menuju tempat yang dititahkan oleh Raja Merong Mahawangsa antara beberapa ketika belayar......


Kitab ini sudah cukup mengesahkan keadaan sekitar Pulau Langkapuri (Titiwangsa) yang telah ditakluki oleh Merong Mahawangsa dan kini ia sudah bercantum dengan Pulau Seraya (Pathani) dan Pulau Jembal (Kelantan). Banyak bukti yang logik tentang Gagasan Tanah Melayu ini adalah tempat tamadun terawal dunia yang telah ditinggalkan sunyi beberapa zaman selepas banjir Nabi Allah Nuh a.s.

Monday, November 25, 2013

Kota Purba Ditemui Dalam Laut



KAHERAH – Sebuah patung gergasi purba telah ditemui di laut Mediterranean yang membawa kepada penemuan kota legenda purba, Heraklion.

Pada sedekad lalu, tiada siapa mengenali Heraklion yang dipercayai sebuah kota pelabuhan purba dengan kesahihan kewujudan kota tersebut dipertikai.

Namun, akhbar Telegraph melaporkan, sekumpulan penyelidik menemui kota itu di dalam laut pada kedalaman 45.72 meter di Teluk Aboukir, Mesir.

Antara artifak yang ditemui termasuk 64 buah kapal, patung batu setinggi 4.87 meter, 700 buah sauh dan sejumlah duit syiling emas.

Pakar arkeologi laut dalam yang menemui kota purba berkenaan, Franck Goddio mendakwa, kota itu dipercayai wujud sekitar kurun kelapan sebelum masihi (SM).

Menurutnya, usia Heraklion adalah lebih tua daripada kota purba terkenal, Iskandariah.

“Kami mungkin perlu meneruskan kerja-kerja penyelidikan kajian untuk 200 tahun lagi sebelum rahsia kota ini dapat dibongkar sepenuhnya kata Goddio

Sunday, November 24, 2013

Asal nama kerajaan Samutra (Sumatera)




 




Kerajaan Samudra, atau dikenali juga dengan nama Samudra-Pasai, yang terletak di utara Acheh, merupakan sebuah Kesultanan yang ‘besar’ terutamanya jika kita mengkaji dan menghayati sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Walau bagaimanapun, kerap kali juga sejarahnya dipandang sepi kerana di negara kita, sejarah kerajaan tersebut dianggap sebagai sebahagian daripada sejarah Indonesia, sementara di negara seberang pula, mereka lebih mengagungkan kebesaran sejarah Kerajaan Majapahit terutamanya oleh majoriti penduduk Jawa di sana.

Apa yang istimewanya tentang kerajaan Samudra ini? Tidak lain dan tidak bukan kerana di dalam Hikayat Raja-raja Pasai ada menyebutkan tentang kewujudan wasiat Rasulullah S.A.W. yang berbunyi seperti berikut :

“Sepeninggal aku telah wafat kelak,
akan muncul sebuah negeri di bawah angin, Samudera namanya.”
“Apabila terdengar kamu nama negeri itu, maka suruhlah sebuah bahtera untuk membawa perkakas dan alat kerajaan ke negeri itu,
serta kamu Islamkan sekalian isi negeri itu,
serta ajar mereka mengucap dua kalimah syahadat.
Kerana dalam negeri itu kelak banyak orang yang akan menjadi wali Allah.”
“Tetapi semasa kamu hendak pergi ke negeri itu,
hendaklah kamu singgah mengambil seorang fakir di negeri Mengiri,
bawalah fakir itu bersama-sama belayar ke negeri Samudera itu.”

Sabda Rasulullah SAW dalam kitab Hikayat Raja-raja Pasai


Bagaimana pula boleh muncul sebuah negeri bernama Samudera? Ianya bermula dengan kisah seorang raja tempatan di pulau Sumatera bernama Merah Silu pergi keluar memburu bersama orang-orangnya membawa seekor anjing pemburunya yang bernama si Pasai. Sampai ke satu tempat, baginda menitahkan supaya anjing itu dilepaskan. Seketika kemudian anjing buruan tersebut menyalak pada satu tanah tinggi apabila ia ternampak seekor semut sebesar saiz seekor kucing.

Baginda kemudian menyuruh orang-orangnya menangkap semut itu lalu dibawa pulang ke istana sebelum semut itu dimakan oleh baginda. Kemudian baginda menyuruh orang-orangnya supaya menebas dan menerangkan tempat tadi untuk dibangunkan sebuah negeri. Baginda pun membina sebuah istana yang cukup lengkap dengan kota dan paritnya serta sebuah penempatan.Selepas segalanya sempurna, Merah Silu dan orang-orangnya pun berpindah ke negeri baru ini yang dinamakan sebagai ‘Samudera’, yang bermaksud semut besar.


Amat menarik sekali apabila seorang ilmuan tempatan, iaitu Tan Sri Prof. Syed Muhammad Naquib Al-Attas di dalam bukunya yang bertajuk Historical Fact and Fiction telah mencabar sejarah arus perdana dengan menyatakan nama asal kerajaan tersebut adalah ‘Semut Raya’ (Besar), dan bukannya ‘Samudera’ iaitu perkataan Sanskrit yang digunapakai di dalam Bahasa Melayu bermaksud lautan. Bagi mengukuhkan dakwaannya, Syed Naquib Al-Attas telah menjelaskan kitab-kitab yang ditulis oleh penjelajah Arab pada kurun ke-13, 14 dan 15 telah menulis nama Kerajaan tersebut dengan huruf ‘Ta’( ت), dan bukannya huruf ‘Dal’ (د), contohnya Samatar (al-Dimashqi), Samutra (Ibn Battutah), dan Sumutra (Ibn Majid).


Bagi yang mencebik muka dan menyatakan kisah keberadaan negeri bernama Menggiri dan kisah kewujudan seekor semut sebesar kucing semata-mata hanyalah khayalan dan mitos yang ditokok tambah oleh penulis-penulis hikayat Melayu untuk menyedapkan cerita, Syed Naquib Al-Attas telah membawakan laporan kitab ‘Aja’ib al-Hind oleh Buzurg ibn Shahriyar, yang telah disusun pada akhir kurun ke-10 daripada sumber-sumber terdahulu. Di dalam kitab tersebut ditemui laporan Muhammad ibn Basishad yang melaporkan di utara pulau Sumatera terdapat semut yang amat besar terutamanya di Lamri, tempat yang sama dipercayai Merah Silu menjumpai semut yang bersaiz besar berkenaan.


Berkenaan dengan Negeri Menggiri pula, Syed Naquib Al-Attas telah memetik tulisan al-Mas’udi tentang penjelajahannya ke tanah Hindi. Di dalam peta India pada akhir kurun ke-9, terdapat wilayah bernama Monghyr yang terletak di timur laut India yang pada kurun ke -13 menjadi sempadan antara barat laut Bengal dan selatan Bihar. Al-Mas’udi melaporkan di sini terdapat lebih 10,000 orang Arab yang mempunyai darah Quraish tulen keturunan langsung daripada Rasulullah S.A.W. yang memerintah kawasan tersebut. Raja di wilayah Monghyr ini menggunapakai gelaran Balhara dan bertentangan dengan pandangan ahli sejarah, Monghyr ini bukanlah hanyalah sebuah pekan atau bandar tetapi sebuah wilayah yang luas! Hikayat Raja-raja Pasai telah mencatatkan Raja Menggiri yang bernama Muhammad kemudian telah sanggup turun daripada tahkta dan menjadi seorang fakir semata-mata untuk mengikuti rombongan Syeikh Ismail yang telah diutuskan oleh Syarif Mekah untuk mengIslamkan negeri Samudera untuk menyempurnakan amanat yang telah disampaikan oleh Junjungan Besar kita.


Wasiat Rasulullah S.A.W. menjadi kenyataan apabila sememangnya wilayah negeri Samudra-Pasai yang pada hari ini membentuk Acheh sememangnya telah melahirkan ramai alim ulama’ dan pendakwah yang gigih menyebarkan agama Islam yang suci di seluruh Nusantara termasuklah Wali Tujuh dan Wali Songo yang kisahnya amat terkenal di alam Melayu. Malahan pada zaman keagungan Kesultanan Melayu Melaka, Samudra-Pasai telah dijadikan sebagai tempat rujukan dalam hal ehwal agama Islam. Sehingga ke hari ini pun bumi Acheh terkenal dengan panggilan ‘Serambi Mekah’. Walaupun jangka hayat Kerajaan Samuda-Pasai ini tidaklah panjang dan sejarahnya kerap disepikan, namun kuasa Allah juga telah mentakdirkan bahawa seluruh pulau di barat Indonesia telah dinamakan sebagai Sumatera, bersempena dengan nama Kerajaan Samudra ini yang pernah berkuasa di utara pulau tersebut.


Thursday, November 21, 2013

RAHSIA TERSURAT: PULAU CENDERAWASIH


MUKADIMAH

Pulau cenderawasih adalah sebutan dan panggilan umat Nusantara lama kepada sebuah pulau besar di hujung timur nusantara iaitu Pulau Papua, pulau tersebut berbentuk seperti burung cenderawasih, di kepulauan papua ini, terdapat dua negara iaitu di sebelah barat adalah negeri Irian Jaya (Indonesia) dan di sebelah timur adalah negara Papua New Guinea.Dalam bahasa Arabmaksud Papua New Guinea diambil daripada perkataan "Babul Ghaniul Jadid"membawa maksud "Pintu Kekayaan".

Kepulauan Papua di hujung timur nusantara

PERSOALAN

Adakah pembentukan Pulau Papua dengan Burung Cenderawasih ada persangkutan dan mengapa spesis burung cenderawasih banyak hidup membiak di pulau tersebut? Adakah ianya satu kebetulan atau memang ada kisah di sebalik pembentukan pulau Papua yangmenyerupai burung cenderwasih itu?Maha suci Tuhan yang Maha mengetahui akan segala rahsia rencanaNya dan hikmah disetiap ciptaanNya.
Burung cenderawasih & Pulau cenderawasih ada rahsia

RAHSIA PULAU CENDERAWASIH:YANG TERSURAT

Pulau cenderawasih merupakan tempat habitat rasmi burung cenderawasih di bumi, ianya melingkungi di kepulauan papua,dan hutan Australia timur (Bersempadan dengan pulau papua). Burung ini sinonim dengan masyarakat asli pedalaman di kepulauan papua, habitat dan kedudukan mereka terpencil dan jauh di pedalaman.

SEJARAH PENJAJAHAN PULAU CENDERAWASIH

Pulau cenderawasih adalah sebuah pulau yang kaya dengan hasil bumi dan alam, atas faktor ini telah berlaku rebutan penjajah-penjajah untuk merebut pulau emas ini untuk mengembangkan lagi pengaruh dan kuasa mereka di bumi nusantara.

Mereka beranggapan, sesiapa yang dapat mengambil pulau cenderawasih maka mereka diiktiraf sebagai satu kuasa yang berpengaruh dan ulung di zamannya.

Maka berlumba-lumbalah mereka menjajah pulau cenderawasih yang penuh misteri itu, Direkodkan sebanyak tiga penjajah besar telah menjajah pulau cenderawasih secara serentak iaitu di sebelah barat Irian jaya dijajah oleh Belanda, di sebelah timur terpecah kepada dua kuasa penjajah yang cuba berebut dan membuat sempadan perjanjian penjajahannya iaitu di sebelah utara dikuasai Penjajah German dan di sebelah selatan dikuasai oleh Penjajah Inggeris.

Pulau cenderawasih dijajah oleh tiga kuasa besar

sayang seribu kali sayang, wilayah Nusantara yg bernama Papua New Geniu terlepas ketangan penjajah barat kerana disitu terdapatnya sumber emas paling banyak didunia...
Sangat dramatik penjajahan ke atas pulau emas cenderawasih ini, telah berlaku banyak perebutan oleh penjajah keatasnya, pulau ini dicatatkan dalam sejarah sebagai sebuah pulau yang sangat dikehendakidan memiliki penjajah yang ramai ke atasnya.

Jika dilihatkan, mesti ada sebab dan beberapa faktor penting, kenapa penjajah sangat bersungguh-sungguh mahu menjajah bumi emas cenderawasih ini, semasa penjajahan, pulau emas cenderawasih ini dijadikan markas utama mereka di hujung timur jauh nusantara, mereka memonopoli hasil buminya terutama emas dan hasil galian yang lain untuk dibawa pulang ke negara mereka sebagai aset negara dan harta intelek yang kekal di dalam simpanannya sehingga kini.

Untuk makluman, Pulau cenderawasih pada hari ini hakikatnya masih lagi dijajah sebenarnya, kerana 99% Hasil Buminya dikaut oleh Amerika dan sekutunya, tetapi hanya 1% sahaja diserahkan kepada Indonesia dan Papua New Guinea.

Pulau ini masih terikat dengan penjajah moden walaupun sudah diberi kemerdekaan, hakikatnya pulau ini dipecah-belahkan, para musuh tahu inilah pulau orang nusantara maksudkan sebagai "pulau yang hilang dari nusantara", mereka berusaha memisahkan pulau ini dengan menjajahnya dan kinimeletakkannya di dalam zon Benua Oceana, sejarah Benua Oceana ini hampir kesemua pulau yang bernaung dibawahnya masih dijajah secara halus dan "moden" seperti pulau cenderawasih ini.Inilah hakikat penjajahan seperti mana kata pepatah melayu, "Lembu punya susu, Sapi dapat nama".

Peta penjajahan Pulau Cenderawasih


TAMAN NEGARA PULAU CENDERAWASIH

Taman negara di Irian jaya ada dua iaitu Taman Nasional Lorentz meliputi kawasan pergunungan Puncak Jaya dan satu lagi kawasan yang dilindungi iaitu Teluk Cenderawasih



Taman Nasional adalah Taman Negara yang dilindungi, dan burung cenderawasih bebas membiak dan berhabitat di dalamnya, memandangkan kawasannya hutan tebal dan bergunung ganang, Pemulihan dan pemeliharaan di laksanakan di Taman Nasional tersebut, bagi melindungi pelbagai spesis haiwan dan tumbuhan daripada terancam dan kepupusan.

PUNCAK JAYA LAMBANG KEMEGAHAN CENDERAWASIH


Gunung Puncak Jaya di pulau cenderawasih

Gunung puncak jaya atau puncak sukarno berketinggian 5030 Meter daripada paras laut adalah sebagailambang keunggulan pulau cenderawasih.Puncak jaya terletak di dalam Taman Nasional Lorentz, sebuah khazanah besar pulau cenderawasih yang dilindungi dan menyimpan rahsia bersama burung cenderawasih.

Puncak jaya berkedudukan di negeri Irian Jaya (Indonesia). Merupakan gunung yang tertinggi di Benua Oceana, walaupun Indonesia berkedudukan di benua Asia dan dalam Asia tenggara, Keseluruhan pulau cenderawasih dikira berada di dalam Zon Benua Oceana.

Jika Pulau cenderawasih ini diiktiraf separuh ( iaitu wilayah negeri Irian Jaya) memasuki Asia tenggara, maka Gunung Kinabalu berketinggian 4095.2 Meter dari paras laut (Sabah/Malaysia) bukan lagi Gunung tertinggi di Asia tenggara.

Sebaliknya Gunung Puncak Jaya diiktiraf sebagai Gunung tertinggi di Benua Oceana. secara automatiknyaPulau Cenderawasih diletakkan di dalam Benua Oceana.Inilah dia Pulau besar (Pulau cenderawasih) yang hilang dari Nusantara jauh (Pulau Nusantara yang hilang).

TELUK CENDERAWASIH

Teluk cenderawasih merupakan sebuah teluk yang dilingkungi pulau-pulau kecil disekelilingnya, terletakdi antara leher dan kepala burung cenderawasih, Merupakan salah satu teluk yang dilindungi oleh Taman Nasional.
Teluk Cenderawasih

SORONG SEBAGAI MATA CENDERAWASIH

Raja Ampat merupakan nama kepada kawasan kepulauan yang terdiri daripada pulau-pulau Misoool, Salawati, Batanta, dan Wiageo yang dikelilingi oleh lebih daripada 1,500 pulau-pulau kecil.Sorong menjadi simbolik mata kepada burung cenderawasih kerana mata kepala burung cenderawasih menghadap ke barat nusantara.

Jarak dan garisan titik sentuh dari mata cenderawasih

Jika dilihat jarak Raja Ampat dan sorong ke Malaysia, titik sentuh dari mata cenderawasih adalahberkodinat ke negeri Melaka. garisan anak panah tersebut adalah anggaran jarak di antara bandar-bandar besar di nusantara.

HASIL BUMI PULAU CENDERAWASIH

Bumi cenderawasih adalah bumi yang kaya dengan hasil alam kurnianNya. Pada abad ke-18 Masehi, para penguasa dari kerajaan Sriwijaya, mengirimkan persembahan kepada Maharaja China. Di dalam persembahan itu terdapat beberapa ekor burung Cendrawasih, yang dipercayai sebagai burung dari taman surga yang merupakan haiwan asli dari Papua. Dengan armadanya yang besar, Sriwijaya mengunjungi Kepulauan Maluku dan Papua untuk memperdagangkan rempah-rempah,wangi-wangian, mutiara dan bulu burung Cenderawasih.

Tanah Papua sangat kaya. Tembaga dan Emas merupakan sumber daya alam yang sangat berlimpahyang terdapat di Papua. Papua satu masa duhulu terkenal dengan pengeluaran emasnya yang terbesar di dunia dan pelbagai kekayaan alam yang begitu merlimpah ruah. Pulau cenderawasih diibaratkan seperti syurga keanekaragaman khazanah dan peninggalan yangtersisa di bumi pada zaman ini.

GELARAN KEPADA PULAU CENDERAWASIH

"Dunia yang hilang"                                                   
  • Gelaran yang diberikan oleh pengkaji sejarah pada tahun 2006.
"Pulau yang hilang dari Nusantara"                              
  • Panggilan ini diberikan oleh orang melayu nusantara lama, pulau yang paling jauh di hujung timur nusantara.
"Pulau emas"                                                            
  • Pulau yang mengandungi banyak sumber emas, pernah menjadi pengeluar emas terbesar dunia kerana banyaknya hasil emas di perut buminya.
"Taman Firdaus di bumi"                                                        
  • Menyaksikan puluhan jenis burung, kupu-kupu, katak dan tumbuhan yang belum pernah tercatat dalam sejarah dan belum direkodkan spesisnya.
"Syurga kecil yang jatuh ke bumi"
  • Jolokan khas diberikan sempena kekayaan khazanah alam flora fauna yang tiada bandingannya.
"Syurga burung cencerawasih"                             
  • Merupakan penempatan asal burung cenderawasih di bumi, persoalannya, Adakah Pulau Papua yang mempengaruhi kewujudan Burung Cenderawasih atau mungkinkah Burung Cenderawasih yang mempengaruhi pembentukan Pulau Papua ini? Hanya Tuhan yang mengetahuiNya.


Mitos tentang burung yang sangat istimewa ini bukan sahaja telah menjadi warisan penduduk nusantarasahaja tetapi sudah menular keseluruh pelusuk dunia, di Barat mereka mengenalinya dengan nama"Bird of Paradise" dan di negara China pula mengenalinya dengan nama "Phoenix".Burung cenderawasih adalah burung yang dikaitkan dengan misteri dan rahsia yang kini semakin dibongkar sedikit demi sedikit, telah diketahui umum penggunaannya yang meluas di dalamkesenian,kebudayaan,perubatan dan sebagainya.

Tuhan itu maha bijaksana, setiap apa yang diciptakan ada rahsia yang perlu dikaji, disingkap, diambil pengajaran,dijadikan pedoman kehidupan agar menjadi hamba yang sentiasa bersyukur dan cakna akan setiap kejadian yang Tuhan ciptakan.Setiap apa yang Dia ciptakan itu adalah untuk manusia berfikir akan keagungan dan kebijaksanaanNya sebagai Tuhan semesta Alam.